Aksi nekat komplotan maling perhiasan di wilayah Bekasi berakhir tragis setelah kepergok warga dan menjadi bulan-bulanan massa yang geram. Insiden ini terjadi di sebuah toko emas di Pasar Kranggan, Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, komplotan yang berjumlah tiga orang tersebut datang menggunakan dua unit sepeda motor. Dua pelaku masuk ke dalam toko emas dengan modus berpura-pura sebagai pembeli. Sementara satu pelaku lainnya menunggu di luar toko untuk mengawasi situasi.
Di dalam toko, kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan mengancam pemilik toko, Bapak Herman (48), serta beberapa karyawan. Mereka memaksa pemilik toko untuk menyerahkan seluruh perhiasan emas yang ada di etalase.
“Tiba-tiba mereka mengeluarkan golok dan pistol mainan, langsung menodong saya dan karyawan. Mereka suruh kami diam dan mengumpulkan semua emas,” ujar Bapak Herman dengan nada trauma saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
Namun, aksi maling perhiasan ini rupanya terendus oleh warga sekitar yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak “maling” dan berusaha mengepung toko emas.
Panik karena aksinya diketahui, kedua pelaku yang berada di dalam toko berusaha melarikan diri. Namun, pintu toko sudah dikepung oleh warga yang semakin banyak berdatangan. Alhasil, kedua pelaku berhasil ditangkap massa saat berusaha keluar dari toko.
Tanpa ampun, warga yang geram dengan aksi maling perhiasan tersebut langsung menghakimi kedua pelaku hingga babak belur. Beruntung, beberapa tokoh masyarakat dan anggota kepolisian dari Polsek Jatisampurna yang segera tiba di lokasi berhasil meredam amukan massa dan mengamankan kedua pelaku dari amukan yang lebih parah.
Sementara itu, satu pelaku lainnya yang menunggu di luar toko berusaha melarikan diri dengan sepeda motor. Namun, kesigapan warga yang telah mengepung area pasar berhasil menggagalkan upaya pelarian pelaku tersebut.
Ketiga pelaku maling perhiasan yang babak belur tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Jatisampurna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Jatisampurna, AKP Yudi Kusyanto, mengapresiasi tindakan cepat warga yang berhasil menggagalkan aksi pencurian tersebut.
